PARRALER MODEL DAN FORMAL MODEL

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputersai (STMIK)

PRESENTASI SISTEM MANAJEMEN INFORMATIKA (SIM)

Kelompok 2 (Dua);

Rojakul

Mahmudin

Andri S

Selina Wulandari

  1. PARALLEL MODEL

 

  1. PROCESSING PARALLEL DAN KOMPUTASI PARALLEL

Untuk pembahasan kali ini saya akan membahas parallel processing. Dalam tugas softskill ini akan dijelaskan apa itu processing parallel sampai dengan kelebihan dan kekurangan dari processing parallel.

  1. Pengertian Parallel Processing dan Komputasi Parallel

Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan.Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan.Tetapi dalam praktek, seringkali sulit membagi program sehingga dapat dieksekusi oleh CPU yang berbeda-beda tanpa berkaitan di antaranya.

Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanya diperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel.

  1. Apa itu Parallel Processing?

Parallel Processing merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam komputasi, yaitu teknik yang menggunakan dua atau lebih processor dalam melakukan komputasi dan dilakukan secara bersamaan.Komputasi adalah suatu aktifitas penghitungan atau pemecahan masalah, lalu bagaimana dengan processor.Processor merupakan sumber semua perintah, jika diibaratkan dalam makhluk hidup, prosessor merupakan otaknya. Idealnya satu komputer hanya memiliki satu prosesor saja, namun dengan berkembangnya teknologi, muncullah multi prosesor dimana dalam satu komputer terdapat dua prosessor yang digabung menjadi satu, contohnya dual core, core 2 duo, quad core, dan lain-lain.

Dalam parallel processing ini juga memiliki berbagai kelemahan dan kelebihan dimana, untuk memiliki banyak prosessor memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi dengan banyaknya prosessor maka proses komputasinya pun semakin cepat. Komputasi yang menggunakan teknik parallel processing ini disebut dengan komputasi parallel.Ada dua tipe komputasi dilihat dari banyaknya prosessor, yaitu komputasi tunggal dan komputasi parallel. Untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan perbedaan nya.

  1. Perbedaan Komputasi Tunggal & Parallel ?

Perbedaan komputasi tunggal (menggunakan 1 processor) dengan komputasi paralel (menggunakan beberapa processor), maka kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian mengenai model dari komputasi. Ada 4 model komputasi yang digunakan, yaitu:

  1. Komputer SISD (Single Instruction stream-Single Data stream)
  2. Komputer SIMD (Single Instruction stream-Multiple Data stream)
  3. Komputer MISD (Multiple Instruction stream-Single Data stream)
  4. Komputer MIMD (Multiple Instruction stream-Multiple Data stream)
  1. SISD

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Single Data adalah satu-satunya yang menggunakan arsitektur Von Neumann.Ini dikarenakan pada model ini hanya digunakan 1 processor saja.Oleh karena itu model ini bisa dikatakan sebagai model untuk komputasi tunggal.Sedangkan ketiga model lainnya merupakan komputasi paralel yang menggunakan beberapa processor.Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.

  1. SIMD

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Multiple Data. SIMD menggunakan banyak processor dengan instruksi yang sama, namun setiap processor mengolah data yang berbeda. Sebagai contoh kita ingin mencari angka 27 pada deretan angka yang terdiri dari 100 angka, dan kita menggunakan 5 processor. Pada setiap processor kita menggunakan algoritma atau perintah yang sama, namun data yang diproses berbeda. Misalnya processor 1 mengolah data dari deretan / urutan pertama hingga urutan ke 20, processor 2 mengolah data dari urutan 21 sampai urutan 40, begitu pun untuk processor-processor yang lain. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU).

  1. MISD

Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Single Data. MISD menggunakan banyak processor dengan setiap processor menggunakan instruksi yang berbeda namun mengolah data yang sama. Hal ini merupakan kebalikan dari model SIMD. Untuk contoh, kita bisa menggunakan kasus yang sama pada contoh model SIMD namun cara penyelesaian yang berbeda. Pada MISD jika pada komputer pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima sama-sama mengolah data dari urutan 1-100, namun algoritma yang digunakan untuk teknik pencariannya berbeda di setiap processor. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD.

  1. MIMD

Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Multiple Data.MIMD menggunakan banyak processor dengan setiap processor memiliki instruksi yang berbeda dan mengolah data yang berbeda. Namun banyak komputer yang menggunakan model MIMD juga memasukkan komponen untuk model SIMD. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L.

Terlihat pada gambar diatas bahwa komputasi tunggal hanya menggunakan 1 CPU atau processor, sehingga dalam hal ini, jika instruksi yang dilakukan banyak, processor akanmemprosesnya satu persatu. Hal ini menimbulkan antrian yang akhirnya akan memperlambat hasil yang diperoleh (waktunya lama).

Namun jika kita lihat pada gambar komputasi paralel, instruksi akan dibagi menjadi beberapa instruksi sesuai dengan banyaknya processor. Hal ini tentunya akan mempercepat kerja komputer dan mempercepat waktu untuk mendapatkan hasil.

  1. Tujuan Pemrosesan Parallel

Tujuan utama dari pemrosesan paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan. Analogi yang paling mudah untuk diingat adalah, bila kamu dapat merebus air dalam sebelum memotong motong bawang saat kamu akan masak, waktu yang kamu butuhkan akan lebih sedikit dibandingkan bila kamu mengerjakan hal tersebut secara berurutan (serial). Atau waktu yang kamu butuhkan pada saat memotong bawang akan lebih sedikit jika kamu kerjakan berdua.

  1. Kriteria yang menentukan baik buruknya topologi yang dipakai dalam Parallel Processing
  1. Diameter

Semakin kecil diameter yang digunakan akan semakin baik.

  1. Bisection Width

Semakin besar bisection width semakin baik.

  1. Derajat

Derajat yang tetap adalah yang terbaik.

  1. Panjang maximum garis

Panjang garis tetap adalah terbaik.

Dead-Lock terjadi jika ditemui kondisi sebagai berikut :

  1. Mutual Exclusion

Larangan bagi lebih dari satu prosesor menggunakan resource yang sama pada waktu yang sama.

  1. Incremental Request Resource

Permintaan untuk menggunakan suatu resource pada proses meningkat.

  1. No Preemption

Proses yang sedang berjalan tidak bisa dihentikan (diputus).

  1. Circular wait

Terjadi saling menunggu antara proses.

  1. Kinerja Komputasi dengan Parallel Processing

Komputasi Paralel merupakan salah satu teknologi paling menarik sejak ditemukannya komputer pada tahun 1940-an. Terobosan dalam pemorosesan parallel selalu berkembang dan mendapatkan tempat disamping teknologi-teknologi lainnya sejak Era Kebangkitan (1950-an), Era Mainframe (1960-an), Era Minis (1970-an), Era PC (1980-an), dan Era Komputer Paralel (1990-an). Dengan berbagai pengaruh atas perkembangan teknologi lainnya, dan bagaimana teknologi ini mengubah persepsi terhadap komputer, dapat dimengerti betapa pentingnya komputasi parallel itu.

Inti dari komputasi parallel yaitu hardware, software, dan aplikasinya. Paralel prosesing merupakan suatu pemrosesan informasi yang lebih mendekatkan pada manipulasi rata-rata dari elemen data terhadap satu atau lebih penyelesaian proses dari sebuah masalah. Dengan kata lain komputasi parallel adalah komputer dengan banyak processor dapat melakukan parallel processing dengan cara membagi-bagi proses ke source-source yang dimiliki.

Paradigma pemrosesan parallel bergantung pada model SIMD (single instruction multiple data), dan paradigma functional dataflow yang memperkenalkan konsep model MIMD (Multiple Instrution Multiple Data). Suatu program parallel memerlukan koordinasi ketika sebuah tugas bergantung pada tugas lainnya. Ada dua macam bentuk koordinasi pada komputer parallel : asynchronous dan synchronous. Bentuk synchronous merupakan koordinasi pada hardware yang memaksa semua tugas agar dilaksanakan pada waktu yang bersamaan dengan mengesampingkan adanya ketergantungan tugas yang satu dengan yang lainnya.Sementara bentuk asynchronous mengandalkan mekanisme pengunci untuk mengkoordinasikan processor tanpa harus berjalan bersamaan.

  1. Hubungan Antara Komputasi Modern Dan Parallel Processing

Pemrosesan paralel juga disebut komputasi paralel.Dalam upaya lebih murah pengolahan komputasi paralel menyediakan alternatif pilihan yang layak. Waktu idle siklus prosesor di seluruh jaringan dapat digunakan secara efektif oleh perangkat lunak komputasi terdistribusi yang canggih. Pengolahan paralel istilah digunakan untuk mewakili kelas besar teknik yang digunakan untuk memberikan tugas pengolahan simultan data untuk tujuan meningkatkan kecepatan komputasi dari sistem komputer.

  • Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  1. Waktu eksekusi lebih cepat.
  2. Throughput jadi lebih tinggi.

Kerugian:

  1. Perangkat keras lainnya yang dibutuhkan.
  2. Kebutuhan daya juga lebih.
  3. Tidak baik untuk daya rendah dan perangkat mobile.z
  4. Parallel processing adalah salah satu teknik komputasi modernKarena membutuhkan banyak prosesor maka biaya mahal.
  1. FORMAL MODEL

Teknik formal method adalah teknik yang mengandalkan perhitungan matematika dalam setiap prosesnya.Hanya digunakan pada sistem yang sangat memperhatikan keamanan atau keselamatan dari pengguna.Contoh penggunaan teknik ini adalah aerospace engineering.

  1. Keuntungan menggunakan teknik formal method adalah meminimalkan resiko dengan adanya perhitungan komputasi.
  2. Sedangkan kerugiannya adalah:
  3. Biaya Tinggi.
  4. Kompleks
  5. Tidak Umum untuk Proyek Software pada umumnya

 

  1. Formal Specification

 

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, spesifikasi dengan menggunakan bahasa natural (seperti bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) sering menimbulkan kerancuan dan ketidak jelasan (ambiguous). Untuk menghindari hal ini, digunakan formal specification.

Ada beberapa bahasa, notasi, atau formalism yang dapat digunakan untuk formal specification. Berikut ini adalah daftar beberapa notasi yang umum digunakan:

  1. Communicating Sequential Processes (CSP), yaitu basis notasi dan matematika yang dikembangan oleh Hoare. Basis CSP inilah yang digunakan oleh bahasa PROMELA dan tools SPIN yang dikembangkan oleh Holzmann. PROMELA dan SPIN ini kemudian digunakan untuk formalism hardware dan verifikasi di.
  2. Calculus of Communicating System, yaitu sebuah calculus yang dikembangan oleh Milner.
  3. Higher-Order Logic, yaitu representasi dari sistem dalam bentuk logic tingkat tinggi yang didukung oleh theorem proving tools seperti HOL dan PVS.
  4. Petri nets
  5. Synchronized Transitions,

Selain notasi atau bahasa di atas, ada juga formalism yang lebih umum (populer) digunakan dalam disain perangkat lunak dan tidak dalam disain perangkat keras, seperti antara lain:

  1. VDM

Bahasa VHDL sering diperdebatkan apakah dapat dikategorikan sebagai formal specification atau tidak.Menurut para pakar, bahasa VHDL ini tidak dapat dikategorikan sebagai formal specification sebab kita tidak dapat melakukan manipulasi (matematis) dalam deskripsi yang ditulis di dalam bahasa VHDL itu sendiri. Sebagai contoh, kita tidak bisa membuktikan secara matematis bahwa dua buah deskripsi yang keduanya ditulis dalam bahasa VHDL adalah sama. Ada sebuah usaha untuk melakukan formalisasi terhadap subset kecil dari VHDL dengan menggunakan HOL Theorem Proving Environment, sehingga judul yang digunakan adalah “femto VHDL” (karena sangat kecil subset yang dapat diverifikasi).

  1. Formal Synthesis

Setelah memiliki sebuah spesifikasi, baik dalam bentuk formal maupun informal, maka implementasi dapat dibuat.Implementasi dapat dibuat secara manual atau otomatis.Pembuatan implementasi secara manual hanya cocok untuk digunakan dalam disain yang tingkat kompleksitasnya tidak terlalu tinggi.Untuk sistem yang kompleks, kesalahan mudah terjadi (error prone).

Proses pembuatan implementasi secara otomatis disebut automatic synthesis. Untuk menjamin kebenaran hasil proses sintesa, maka proses synthesis tersebut harus dibuktikan kebenarannya. Jika alat untuk melakukan synthesis secara otomatis dan proses synthesis yang digunakan ini dapat dibuktikan benar maka hasil yang diperoleh dapat dikatakan “correct by construction”. Biasanya hal ini dilakukan untuk sistem yang berangkat dari sebuah sistem yang dispesifikasikan secara formal, kemudian dilakukan “refining” sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih detail, dan dilakukan secara berulang-ulang sampai akhirnya menjadi implementasi dalam level abstraksi yang diinginkan (misalnya sampai menjadi level layout transistor). Setiap langkah dalam proses refining dijaga oleh sebuah mekanisme (misalnya oleh sebuah theorem prover) sehingga tidak dapat melakukan proses refining yang salah.

  1. Formal Verification

Formal verification membuktikan bahwa sebuah implementasi betul-betul mengimplementasikan apa-apa yang dijabarkan dalam spesifikasinya. Formal verification dapat juga digunakan untuk menjamin kebenaran dalam proses translasi. Ketika kita melakukan translasi, misalnya ketika kita melakukan optimasi, bagaimana kita menjamin bahwa rangkaian yang dihasilkan masih memiliki fungsi yang sama (ekivalen) dengan rangkaian sebelumnya (atau bahkan sama dengan spesifikasi awalnya). Formal verification dapat dilakukan dengan menggunakan:

  1. equivalence checker
  2. model checking
  3. theorem proving
  4. pendapat para pakar, banyak “link” dari disain VIPER ini yang belum diverifikasi secara penuh. Makalah yang membahas masalah VIPER ini antara lain.
  5. Cray Research (tahun 1997?) menggunakan formal verification untuk memverifikasi disainnya (bidang high-end computing).
  6. more to be written …
  1. Formal methods di bidang softwere

Seperti telah dikemukakan di awal tulisan ini bahwa formal methods dapat digunakan di bidang software.Bahkan, sebetulnya formal methods lebih awal digunakan di bidang software. Akan tetapi tampaknya hasil yang positif lebih banyak terlihat di bidang hardware, hal ini mungkin disebabkan oleh beberapa hal:

  1. hardware memiliki kompleksitas lebih kecil dibandingkan software;
  2. disainer hardware lebih terbiasa menggunakan paradigma reuse, yaitu menggunakan komponen dasar yang sudah standar yang bisa diverifikasi secara individual (misalnya, jarang disainer membuat AND gate sendiri, biasanya tinggal menggunakan standard cell, bahkan untuk skala besar menggunakan IP core), sementar software designer belum dipaksa menggunakan metoda reuse (berapa banyak metoda untuk melakukan sort? Setiap disainer dapat membuat metoda sendiri-sendiri).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. http://coretanmuvi.blogspot.com/search/label/Pengantar%20Komputasi%20Modern
  2. http://rzbeuty.blogspot.com/2012/03/artikel-komputasi-processing-parallel.html
  3. http://ianspace.wordpress.com/2011/03/30/kinerja-komputasi-dengan-parallel-processing/
  4. http://jaketkuning.unsri.ac.id/dwijayantisari/blog/296/
  5. http://ghani.gxrg.org/2011/04/01/kinerja-komputasi-dengan-parallel-processing/
  6. http://qodel.blogspot.com/2011/04/parallel-processing.html
  7. http://rivanipai.blogspot.com/2012/04/processing-parallel-dan-komputasi.html
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Business To Business

STMIK CIKARANG – BEKASI JAWA BARAT

Mata kuliah : E-COMMERCE

Dosen       : Asep Jalaludin,S.T.,M.M

 

Materi Presentasi ⇒ B2B ( Business to Business

Kelas : Malam

Kelompok :

  1. Tohari
  2. Rojakul
  3. Rangga Wiro Raden
  4. Mardiko
  5. Mahmudin
  6. Toriq
  7. Riska Purnama
  8. Elvaizatul

 

  • DEFINISI BISNIS

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba ( keuntungan).

1. Huat, T Chwee (1990)  bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society

2. Brown and Petrello (1976)   Business is an institution which produces goods and service demanded by people

ž3. Allan Afuah (2004)   Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts within a society or within an industry

  • Pengertian Business to business

Business to business adalah transaksi antara institusi bisnis (perusahaan) dengan institusi bisnis lainnya. B2B adalah aktivitas transaksi bisnis secara elektronik antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya. B2B berkaitan dengan permintaan dan pengiriman proposal  bisnis. B2B menggunakan sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar perusahaan dengan menggunakan aplikasi komputer dengan format standar yang telah disepakati yang disebut EDI ( Electronic Data Interchange ).

  • Contoh Business to business

žBusiness to business manufaktur  antar perusahaan

›PT. HONDA LOCK → PT. ASTRA HONDA MOTOR

›PT. KEIHIN INDONESIA → PT. ASTRA HONDA MOTOR

›PT. SHOWA INDONESIA MANUFACTURING → PT. ASTRA HONDA MOTOR

›PT. KAYABA INONESIA → PT. ASTRA HONDA MOTOR

›PT. MUSASHI AUTO PARTS INDONESIA → PT. ASTRA HONDA MOTOR

›DLL

Pertanyaan-pertanyaan :

  1. Jelaskan kelebihan dan kekurangan B2b! (Oleh Mba Siti Khasanah/Komputer Akutansi)
  2. Jelaskan karakteristik dari B2B! (Oleh Mba Asaroh/Komputer Akutansi)

Jawaban :

1. Kelebihan/keuntungannya yaitu :

  • Hemat waktu dan praktis Menu dalam situs layanan B2B khusus hanya menyediakan kebutuhan produk pelanggan terkait, tanpa harus repot mencarinya dalam katalog produk atau daftar kategori produk umum.
  • Efektif dan efisien Pelanggan B2B tidak perlu melewati proses negosiasi harga yang panjang, karena sudah dilakukan pada awal kesepakatan kerja sama.
  • Keuntungannya besar Mengurangi biaya perusahaan untuk administrasi, surat menyurat transaksi, ataupun untuk riset harga pasar.
  • Bagi perusahaan adalah :
    • Bisa mempromosikan barang mereka secara luas
    • Bisa melayani transaksi selama 24 jam penuh tanpa terganggu waktu libur ataupun break.
    • Bisa langsung berinteraksi dengan customer tanpa perantara.
    • Bisa meminimalkan cost yang dikeluarkan.

    Bagi customer adalah :

    • Bisa melakukan pembelajaan dengan mudah.
    • Tidak perlu keluar rumah.
    • Tidak perlu memiliki skill khusus untuk melakukan pembelanjaan.

◊ Kekurangan dari B2B yaitu :

  • Keamanan data mungkin kurang
  • Kemungkinan disalahgunakan data oleh rekan kerja
  • Konflik antar agen (mungkin masalah harga)
  • Private: Masalah monopoli
  • Public: Keterbukaan informasi

2. Ciri Karakteristik B2B

  • Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
  • e Commerce antara usaha dan usaha baik pelanggan maupun pemasok (supplier)
  • lakukan transaksi antar usaha ini secara elektronik dapat banyak keuntungan seperti lebih cepat, lebih nyaman, lebih efisien
  • Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang banyak atau borongan.
  • Biasanya dengan harga yang khusus / lebih murah, karena pembelian dilakukan dengan jumlah banyak guna dijual kembali.
  • Koneksi on-line antara vendor dengan pembeli
  • intinya kerjasama antar dua belah pihak pelaku bisnis atau organisasi. barang yang dibeli akan dijual kembali dengan atau tanpa diolah lagi.
Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment